Mengejek orang lain dalam pandangan Islam

Mengejek orang lain dalam pandangan Islam termasuk dalam perbuatan tercela dan dibenci Allah. Hakikat mengolok-olok sesama muslim seperti menghina diri sendiri. Keadaan seseorang dengan orang yang lainnya tentu berbeda-beda. Ada sebagian orang yang dikaruniai Allah SWT dengan fisik dan wajah yang rupawan, ada pula yang memiliki tampang biasa-biasa saja. Atau mungkin seseorang memang memiliki ilmu yang tinggi, sedangkan orang yang lain tidak.
Namun, apakah yang demikian ini lantas membolehkan orang tersebut untuk mengejek orang lain dan merendahkan mereka? Tentu tidak, sebab mengejek orang lain dalam pandangan Islam termasuk perbuatan yang tercela.
Mengejek orang lain dalam pandangan Islam tertera dalam firman Allah SWT surah Al-Hujurat (49) ayat 11 yang bunyinya,
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا يَسْخَرْ قَوْمٌ مِّنْ قَوْمٍ عَسٰٓى اَنْ يَّكُوْنُوْا خَيْرًا مِّنْهُمْ وَلَا نِسَاۤءٌ مِّنْ نِّسَاۤءٍ عَسٰٓى اَنْ يَّكُنَّ خَيْرًا مِّنْهُنَّۚ وَلَا تَلْمِزُوْٓا اَنْفُسَكُمْ وَلَا تَنَابَزُوْا بِالْاَلْقَابِۗ بِئْسَ الِاسْمُ الْفُسُوْقُ بَعْدَ الْاِيْمَانِۚ وَمَنْ لَّمْ يَتُبْ فَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الظّٰلِمُوْنَ ١١
Artinya: Wahai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olokkan itu) lebih baik daripada mereka (yang mengolok-olok) dan jangan pula perempuan-perempuan (mengolok-olok) perempuan lain (karena) boleh jadi perempuan (yang diolok-olok itu) lebih baik daripada perempuan (yang mengolok-olok). Janganlah kamu saling mencela dan saling memanggil dengan julukan yang buruk. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) fasik setelah beriman. Siapa yang tidak bertobat, mereka itulah orang-orang zalim.
Share the Post:

Hubungi Kami

Perumahan Lembah Nirmala 2 Mekarsari, Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat, Indonesia, 16452

Rumah Tahfizh Qur'an

Subulun Najjah

Depok