Amr bin Qais al-Malaa’i ketika memasuki bulan Sya’ban, ia menutup tokonya, untuk mengabdikan dirinya memperbanyak membaca Al-Quran. Mereka pun biasa mengkhatamkan Al-Quran lebih dari satu kali di bulan Sya’ban. Membaca Al-Quran di bulan Sya’ban, di mana orang mengabaikan keutamaannya, adalah salah satu amalan yang utama, prinsip mereka.
Maka, bulan Sya’ban adalah bulan memperbanyak membaca Al-Quran yang Mulia. Tidak lebih baik daripada membacanya di luar bulan Sya’ban, kecuali tentu bulan Ramadhan, di mana Al-Quran diturunkan. Maka termasuk persiapan menyambut Ramadhan secara lahir, batin, jasmani, akal dan hati. Termasuk yang pokok yakni dengan banyak membaca Al-Quran, menghafalnya dan merenungkan maknanya dan kandungannya.
Membaca Al-Quran pada bulan Sya’ban akan menjadi saksi utama amalan, baik pada siang maupun malamnya.


